Jumat, 09 November 2012

Sikap Tubuh Yang Baik dan Benar

Sebagai manusia sudah sepantasnya kita besyukur atas anugerah Tuhan yang Maha Esa karena kita sejak lahir diberikan kesempurnaan oleh-Nya. Kita sejak lahir telah dianugerahi tubuh yang terdiri dari ribuan komponen yang menyusunnya, salah satu komponen yang paling berpengaruh terhadap kesempurnaan manusia adalah adanya rangka. Rangka berfungsi untuk menguatkan dan menegakan tubuh, menentukan bentuk tubuh, tempat melekatnya otot, dan melindungi bagian-bagian tubuh yang penting. Apabila rangka terawat dengan baik maka gerak dan akifitas kita akan baik dan kita akan merasakan nyaman ketika bergerak/beraktifitas. Oleh karena itu sudah sepantasnya kita sebagai manusia harus dapat memelihara dan merawat rangka dengan baik sebagai bentuk tanggung jawab kita sebagai manusia yang diberikan tubuh untuk terus dirawat dan dijaga. Untuk itu saya disini ingin sedikit berbagi tentang pentingnya melakukan sikap tubuh yang baik dan benar sehingga harapannya anak-anak dapat memahami posisi dn sikap tubuh yang baikk dan benar untuk mencegah terjadinya gangguan-gangguan pada tulang.

Berikut adalah contoh sikap Tubuh yang benar dan salah :









     
       sikap berdiri yang salah                                        Sikap berdiri yang benar












       Sikap duduk yang salah                                         Sikap duduk yang benar


Kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik saat melakukan suatu kegiatan akan mempengaruhi pertumbuhan tulang atau rangka tubuh. Misalnya, posisi membaca, menulis, dan duduk. Sikap tubuh yang,salah ketika duduk, berdiri, tidur, atau ketika membawa beban yang terlalu berat dapat menyebabkan gangguan pada tulang belakang. Beberapa gangguan pada tulang belakang adalah sebagai berikut.


a. Skoliosis

Skoliosis, yaitu tulang belakang membengkok ke kiri atau ke kanan. Penyebabnya adalah sering membawa beban yang terlalu berat pada salah satu sisi anggota gerak atau pada bahu.


b. Kifosis




Kifosis, yaitu tulang belakang membengkok ke belakang. Penyebabnya adalah kebiasaan duduk membungkuk atau sering membawa beban yang terlalu berat di punggung.

c. Lordosis 


Lordosis, yaitu tulang belakang membengkok ke depan. Penyebabnya mungkin karena terjatuh saat masih kecil atau duduk terlalu condong ke depan. Untuk menghindari akibat buruk dari sikap tubuh yang salah, maka kamu harus membiasakan sikap tubuh yang benar. Misalnya, punggung selalu dalam posisi tegak ketika duduk, berdiri, atau ketika mengangkat beban. Tekuklah lutut jangan menekuk punggung. Saat membawa beban, seimbangkan antara beban sebelah kiri dan kanan.

PENYAKIT YANG MERUSAK RANGKA :

Pada proses pertumbuhannya, terkadang tulang mengalami gangguan atau hambatan. Gangguan atau penyakit yang dapat menyerang tulang, antara lain polio, rakitis, osteoporosis, dan rematik.

a. Polio

Penderita polio akan mengalami kelumpuhan sehingga lama-kelamaan tulangnya akan mengecil. Penyakit polio dapat dicegah dengan pemberian vaksin polio. Pemberian vaksin biasanya dilakukan melalui mulut pada saat anak berusia di bawah lima tahun.

b. Rakitis
                              
Rakitis merupakan suatu penyakit yang mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan tulang. Penyakit ini timbul karena penderita kekurangan vitamin D dan sinar matahari pagi. Orang yang menderita penyakit rakitis memiliki tulang kaki yang lemah dan biasanya berbentuk X atau O karena tidak dapat menahan berat tubuh.

c. Osteoporosis
Osteoporosis atau tulang keropos merupakan penyakit yang menyebabkan tulang mudah retak atau patah. Penyakit ini biasanya menyerang orang lanjut usia, terutama perempuan. Penyebab osteoporosis adalah tubuh kekurangan zat kapur (kalsium). Untuk mencegak osteoporosis, kamu perlu mengonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin D dan kalsium seperti ikan dan susu.

d. Rematik

Rematik merupakan penyakit yang menyebabkan rasa nyeri pada persendian. Persendian yang biasa terkena adalah persendian kaki, tangan, dan siku. Rasa nyeri kadang disertai pembengkakan sendi. Jika tidak segera diobati, penyakit ini dapat mengakibatkan komplikasi yang berbahaya, misalnya jantung. Komplikasi merupakan penyakit yang timbul kemudian karena penyakit yang ada tidak diobati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar